Archive for May, 2008
Semalem coba bikin cake Biji Selasih, ditemani pelanggan setiaku (anakku Panji) hingga cake ini matang
Resep dari acara Gula-Gula yang dipandu Bara Pattirajawane. Pada dasarnya resep ini sama dengan bolu biasa cuma divariasi dgn biji selasih dan ditambah tepung maizena, untuk menambah rasa segar toppingnya aku kasih buah strowberi.
Nih liat imagenya, kelihatan kan biji selasihnya.

Berbagi
Berbagi
May 29th, 2008
Sungguh menyeramkan mendengar kata “Klepto”…
A: Wah, makin parah nih anak klepto-nya
B: Lho…lho… kenapa langsung divonis dia klepto, kan dia msh kecil
A: Lah iya, masih kecil aja begini, gimana nanti?
B: Lha sampeyan iki piye toh, dia kan masih kecil jadi belom mengerti kalo tindakannya itu salah. Karena mungkin dia berpikir hanya meminjam punya temannya, bukan mengambil.
B: Sampeyan sebagai ortunya, seharusnya jangan berpikiran negatif dan memvonis anak itu klepto.
B: Mumpung masih kecil dia harusnya sampeyan didik, sampeyan ajari, sampeyan kasih pengertian, mana yang baik dan mana yang salah, tanpa mengenal lelah.
B: Intinya sampeyan harus meluruskan yang salah, bukan memvonis dan berpikiran negatif.
B: Kalo menurut saya, sesuatu hal akan menjadi nyata jika kita berpikiran hal itu akan menjadi nyata.
B: Aku sedih (dan menangis) lho denger sampeyan memvonis dia itu “Klepto”
Nah, sekarang tugas kita mendidik dia menjadi lurus. Dan mungkin kita pun juga harus lurus sebelum kita memaksa dia menjadi lurus…
Silahkan sampeyan komentari….
Berbagi
Berbagi
May 16th, 2008
Tp msh mending, bini loe msh takut sama sm loe, drpd bininya si anu…
Hallooo… mbak, mpok… tolong ya diralat, tolong dibedain antara takut suami dgn menghormati suami…
Oh, saya tahu… mungkin ini hanya masalah bahasa sajah. Sampeyan yg orang Betawi, bisa ngomong dengan bahasa sak karepe dewe, sedang saya yg orang Jawa, tidak bisa langsung menerima bahasa sampeyan (gitu mungkin ya).
Apapun maksud sampeyan, kalo menurut saya itu begini:
Saya bukannya “Takut Suami” tapi… “Menghormati Suami”.
Jadi menurut pendapat saya;
Kalo takut suami itu, melakukan kegiatan sehari-hari dgn keterpaksaan, krn takut, tdk pny kemerdekaan, takut mengutarakan pendapat, meng-iyakan semua permintaan suami.
Tp kalo menghormati suami itu, istri bisa mengeluarkan pendapat, tanpa tekanan. Istri tdk takut menegor, jika suami salah. Suami adalah partner Istri. Jadi dgn kata lain saya menghormati suami sbg kepala keluarga, sbg pemimpin keluarga, agar supaya suami dapat membawa keluarga ke jalan yg benar, yg lurus (itu harapan saya).
Jadi mbak, mpok sekalian saya bkn takut suami, tp menghormati suami…
HAPPY BIRTHDAY AYAH…
Gambar diambil dari siniÂ
Berbagi
Berbagi
May 15th, 2008
loe itu orang’a blagu, sok kota, sok modern, dan sok-sok yg lain’a. Aaaaarrrggghhh….. menyebalkan…
Berbagi
Berbagi
May 13th, 2008
Namanya seh sambel, tp ini masakan sama sekali bukan sambel tp masakan berkuah.
Pagi ini menunya ya Sambel Tumpang itu. Bahan-bahannya: Tempe semangit, tahu, cabe, bawang merah, bawang putih, kencur, daun salam, daun jeruk, santan dan juga garam.
Kalo orang Jawa seh pasti tahu masakan ini. Nah yang belum pernah tahu, silahkan lihat gambar ini.
Berbagi
Berbagi
May 7th, 2008
Hari Minggu kemaren bikin Cheese Cake Stroberi, resepnya liat di femina-online
So, selamat menikmati gambarnya

Berbagi
Berbagi
May 6th, 2008